Monday 5 September 2011

DALIL DAN HUKUM MEMAKAI TATU -gha-

                                                                                                           

AWAS  !!!!!
Mengenai Tato ini, merupakan dosa besar kerana Tasyabbuhan bilkuffar (meniru -niru adat orang non muslim tanpa manfaat tertentu). Dan pula Tato menghalangi kita dari air wudhu atau air Mandi besar, maka tidak sah lah wudhu kita dan mandi junub kita.Maka dengan serta-merta tak sah pula solat kita dan seluruh ibadah kita. Maha Suci Allah swt yg memilihkan kita Syariah yg terlembut dan sempurna, Syariah Muhammad saw. Sebagaimana tato ini, betul perbuatannya adalah dosa, dan dosa berkesinambungan, dan wajib menghilangkannya, namun pendapat yg muktamad             mengharamkan menghilangkan tato bila hal itu harus dengan kekerasan, misalnya dengan api, atau dengan setrika, atau perbuatan2 yg menyakitkan tubuh. maka bila ditemukan cara menghilangkannya tanpa menyakiti tubuh apalagi merusak tubuh, maka wajib menghilangkannya. bila ia tak menemukan cara kecuali dgn kekerasan, maka haram menghilangkannya, maka apa solusi kita?,    
Saya pernah bertanya tentang hal ini kepada pimpinan Mufti Tarim, beliau menjawab bahawa solusi kita adalah bertaubat..,
maka dengan taubat, semua ibadah kita diterima Allah swt, hukum tato itu gugur dengan taubat kita selama tak ada cara menghilangkannya kecuali dgn kekerasan. maka bagi kita yg telah terlanjur memiliki tato, maka tak perlu menghapusnya bila harus dengan kekerasan, Maka kita berjanji pd Allah untuk tidak lagi menambah tato itu, maka hukum wajib menghilangkannya pun gugur dgn taubat kita. Alangkah indah dan sempurnanya ajaran Muhammad saw
Wallahu A'lam Bisshawab

Sumber : Pengajian Online Daarul Ilmi

No comments:

Post a Comment